Translate

Sabtu, 19 November 2011

Pengertian Kosmografi dan Kosmologi


1.    Kosmografi
Kosmografi (yang secara harafiah berarti "pengukuran langit") adalah ilmu yang mengkaji penggambaran alam semesta, baik langit maupun bumi (atau benda-benda langit lainnya). Selain itu, Kosmografi juga merupakan bagian dari Ilmu Bintang. Dalam Ilmu Kosmografi diperbincangkan keadaan-keadaan yang telah ada dalam alam-raya yang telah ada tanpa mengingat perubahan bentuk-bentuk benda.
Kosmografi memberi pergetahuan hubungan antara alam semesta, benda-benda langit, matahari, bulan, bintang-bintang, bumi dan sebagainya. Tetapi objek-objek langit ini hanya dipandang sebagai bagian alam yang amat kecil terhadap kosmos yang maha besar itu. Ilmu kosmografi memberi pelajaran tentang riwayat pertumbuhan kosmo.
Kosmografi pada khususnya, ilmu bintang-bintang pada umumnya, dipergunakan diberbagai cabang ilmu pengetahuan, seperti: ilmu pelayaran, ilmu penerbangan, ilmu ukur tanah, penetapan waktu, penetapan musim, perhitungan tinggi air pasang, perhitungan gerhana, dll.
Pengetahuan akan posisi berbagai benda langit yang dipelajari dalam kosmografi dalam bentuknya yang paling awal juga telah lama dimanfaatkan oleh berbagai bangsa dunia di masa prasejarah sebagai pedoman navigasi untuk menunjukkan arah atau posisi pengamat atau sebagai panduan untuk penentuan suatu kegiatan budaya. Sebagai misalnya diberikan dua contoh. Pelaut masa lalu mengandalkan pengetahuan mengenai posisi beberapa rasi bintang sebagai petunjuk untuk memulai suatu perjalanan lewat laut serta untuk menentukan arah. Dukun dari suatu masyarakat agraris akan membaca tanda-tanda di langit dan alam sekitarnya untuk menentukan kapan suatu upacara atau kegiatan penanaman dimulai.
Dari pengetahuan mengenai kosmografi-lah berbagai sistem penanggalan dibuat. Ilmu-ilmu modern seperti geografi, geodesi, kartografi, serta astronomi mendapat banyak kontribusi dari kosmografi. Kajian dari ilmu ini juga dapat menghasilkan berbagai peta langit maupun bumi.
2.    Kosmologi
Kosmologi adalah ilmu yang mempelajari struktur dan sejarah alam semesta berskala besar. Secara khusus, ilmu ini berhubungan dengan asal mula dan evolusi dari suatu subjek. Kosmologi dipelajari dalam astronomi, filosofi, dan agama.
Kosmologi (dari κοσμολογία Yunani - κόσμος, kosmos, "alam semesta", dan-λογία,-logia, "studi"), dalam penggunaan yang ketat, mengacu pada studi tentang alam semesta dalam totalitasnya seperti sekarang (atau setidaknya seperti yang dapat diamati sekarang), dan dengan perluasan, tempat manusia di dalamnya.
Kosmologi juga merupakan salah satu cabang ilmu astronomi, dengan fokus utama pada alam semesta skala besar (cosmos). Yang dipelajari dalam kosmologi antara lain bagaimana terbentuknya alam semesta, proses-proses apa saja yang mungkin terjadi sejak awal terbentuk sampai sekarang, dan juga memprediksi bagaimana akhir alam semesta ini kelak – kalau ternyata alam semesta memiliki akhir
Meskipun kata kosmologi baru (pertama kali digunakan tahun 1730 dalam Kristen Wolff's Cosmologia generalis), studi tentang alam semesta memiliki sejarah panjang yang melibatkan ilmu pengetahuan, filsafat, esoterisme, dan agama.
Dalam beberapa kali, fisika dan astrofisika telah memainkan peran sentral dalam membentuk pemahaman alam semesta melalui observasi ilmiah dan percobaan, atau apa yang dikenal sebagai kosmologi fisik berbentuk baik melalui matematika dan observasi dalam analisis seluruh alam semesta.
Kosmologi ini sering merupakan aspek penting dari mitos penciptaan agama yang berusaha untuk menjelaskan keberadaan dan sifat realitas. Dalam beberapa kasus, pandangan tentang penciptaan (kosmogoni) dan perusakan (eskatologi) dari alam semesta memainkan peran sentral dalam membentuk kerangka kosmologi agama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar